Acquisition Tracking App: Ukur Tingkat Keberhasilan Setiap Channel Campaign Anda

July 3, 2015
Acquisition Tracking App: Ukur Tingkat Keberhasilan Setiap Channel Campaign Anda

Bagaimana upaya Anda untuk membuat aplikasi Anda dikenal? Apakah Anda memanfaatkan iklan di jejaring sosial seperti Facebook? Memasang iklan di Google Adword atau menulis artikel di blog tentang aplikasi tersebut? Pasti banyak dari Anda yang melakukan ketiganya sekaligus untuk meningkatkan jumlah user. Namun Anda juga harus tahu campaign mana yang paling berhasil mendatangkan paling banyak user untuk Anda. Berikut adalah cara untuk mengukur tingkat keberhasilan setiap campaign.

Mengetahui sejauh mana tingkat keberhasilan setiap campaign yang dilakukan pada berbagai channel adalah hal yang sangat penting untuk pertumbuhun keberlanjutan sebuah bisnis. Dalam dunia digital, pendekatan yang seperti ini disebuat acquisition tracking, cara ini dapat membantu Anda untuk menemukan channel terbaik untuk mendatangkan user.

Hal pertama yang harus dilakukan saat memilih sebuah channel adalah fokus pada Return of Invesment (ROI) yang tinggi, dimana Anda harus mendapatkan nilai kembali yang lebih banyak atas apa yang telah dikeluarkan. Namun yang jadi masalah, jika hanya berorientasi pada ROI, akan sulit mengukur acquisition trackingnya. Kemuadian muncul konsep IOR atau Invest, Observe and Rebuild. Ukur tiga point tersebut pada tiap-tiap cahnnel, setelah proses tersebut dilakukan, Anda akan melihat pada channel mana Anda menerima ROI tertinggi, dan dimana Anda harus memfokuskan campaign untuk masa yang akan datang. Acquisition tracking juga membantu Anda untuk pembagian anggaran campaign sesuai dengan tingkat keberhasilannya mendatangkan revenue.

Invesment

Pepatah yang mengatakan bahwa Anda harus menghabiskan uang untuk menghasilkan uang yang lebih banyak berlaku juga dalam acqisition tracking. Untuk mendapatkan user aplikasi mobile Anda harus menginvestasikan modal dalam beberapa channel marketing dalam rangka memperluas jangkauan.

Observe

Setelah Anda melakukan investasi campaign ke dalam beberapa channel, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memperhatikan jumlah user baru yang mendownload aplikasi Anda. Dengan melakukan hal ini seharusnya Anda mendapat gambaran umum tentang seberapa efektif channel Anda mendatangkan user baru. Namun jika Anda mendapatkan user yang mendownload tapi kemudian ia tidak menggunakannya lagi maka seharusnya ini menjadi evaluasi terhadap aplikasi Anda. Karena hampir 20% dari semua aplikasi yang dibuka hanya sekali mempunyai resiko bahwa uang investasi Anda akan dihabiskan untuk user baru yang unqulified dan tidak potensial untuk mndatangkan revenue. Untuk memperbaiki ini, Anda perlu fokus pada tujuan untuk mendapatkan user dengan retensi tinggi. Oleh karena itu fase retensi juga menjadi faktor penting untuk mengukur keberhasilan akuisisi channel Anda. Dengan begitu, Anda mulai bisa menganalisa bagaimana mereka menggunakan Aplikasi Anda dan value apa yang mereka terima tentang Aplikasi Anda.

Retensi sendiri merupakan converter yang merubah user yang hanya mendownload menjadi user dengan keterlibatan lebih. Ini adalah tahap akuisisi di mana Anda perlu mengamati keterlibatan user. Daerah utama yang harus mulai Anda fokuskan adalah sesi statistik untuk setiap user. Berikut adalah yang sebaiknya Anda pahami dari sesi ini:

  • Berapa lama user membuka aplikasi Anda dalam sekali waktu
  • Seberapa sering user kembali ke aplikasi Anda
  • Apakah Anda memiliki user organik yang datang melalui channel berbayar

Jika Anda melacak statistik di atas, maka Anda harus kembali melihat saluran akuisisi mereka. Anda juga harus mengetahui sumber mana yang memberikan user yang bertahan pada aplikasi Anda.

Rebuild

Langkah terahir dan yang paling penting untuk mengukur ROI campaign akuisisi adalah untuk memahami User Lifetime Value (LTV). Yaitu matrik yang mewakili kemungkinan user untuk terlibat, menghabiskan uang, atau melakukan hal lain yyang memberikan nilai dalam waktu yang mereka miliki untuk aplikasi Anda. Jika Anda menemukan user dengan konsentrasi LTV tinggi, maka Anda harus mengenali mereka sebagai power user Anda dan belajar sebanyak mungkin tentang mereka. Pelajari bagaimana mereka menggunakan aplikasi Anda, barang atau jasa apa yang mereka beli, dan yang paling penting bagaimana mereka diakuisisi untuk pertama kalinya. Jika Anda memahami sifat-sifat ini, maka Anda akan dapat melacak LTV pengguna kembali ke channel akuisisi aslinya. Mengetahui channel yang menghadirkan user dengan LTV tinggi adalah cara terbaik untuk mengukur efektivitas campaign.

Mengukur ROI untuk acquisition tracking adalah tentang memahami cara mendapatkan user dari berbagai channel akuisisi. Anda sebagai pemasar aplikasi perlu bagaimana mencapai angka download yang tinggi, setelah itu bagaimana cara meningkatkan keterlibatan user dan bagaimana meningkatkan LTV mereka untuk aplikasi Anda. Jika Anda mempelajari semua ini Anda dapat memutuskan mana channel yang terbaik bagi perusahaan Anda.

Leave a Reply