<br />
<b>Warning</b>:  Undefined variable $return_string in <b>/www/wwwroot/crocodic/wp-content/themes/crocodic22/functions.php</b> on line <b>1249</b><br />
{"id":11073,"date":"2023-07-22T18:22:00","date_gmt":"2023-07-22T11:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/crocodic.com\/?p=11073"},"modified":"2023-10-06T06:31:17","modified_gmt":"2023-10-05T23:31:17","slug":"php-laravel-vs-php-native","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/crocodic.com\/id\/php-laravel-vs-php-native\/","title":{"rendered":"PHP Laravel vs PHP Native: Mana Yang Lebih Powerful?"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-aioseo-table-of-contents\"><ul><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-perbandingan-php-native-dan-php-laravel\">Perbandingan PHP Native dan PHP Laravel<\/a><ul><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-kelebihan-penggunaan-php-native\">Kelebihan Penggunaan PHP Native<\/a><\/li><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-keuntungan-penggunaan-framework-laravel\">Keuntungan Penggunaan Framework Laravel<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-pengujian-php-native-dan-php-laravel\">Pengujian PHP Native dan PHP Laravel<\/a><\/li><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-kesimpulan\">Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/div>\n\n\n<p>Pengembangan <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/8-alasan-mengapa-perawatan-maintenance-website-mutlak-dilakukan-secara-profesional\/\">website<\/a> dengan bahasa pemrograman PHP dapat memilih menggunakan PHP Native atau memanfaatkan <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/data-science-framework-definisi-manfaat-dan-jenisnya\/\">framework<\/a>, salah satunya adalah Framework Laravel. Artikel ini akan memberikan hasil analisis perbandingan antara dua pengembangan <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/inilah-alasan-kenapa-membuat-website-itu-harusnya-mahal\/\">website<\/a> yang menggunakan <strong>PHP Laravel<\/strong> dibandingkan jika kita menggunakan <strong>PHP Native <\/strong>tanpa framework. Tulisan ini berdasarkan pada penelitian dalam jurnal yang berjudul \u201cAnalisis Perbandingan Bahasa Pemrograman PHP Laravel dengan PHP Native pada Pengembangan Website\u201d. Perbandingan ini memiliki beberapa aspek, seperti baris kode, efisiensi kode program, kecepatan, struktur folder dan URL, arsitektur, dan keamanan web<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelumnya, jika ingin mengetahui apa itu Framewok, baca di artikel :&nbsp;<a href=\"https:\/\/crocodic.com\/id\/framework-dalam-pembuatan-website\/\">Ragam Framework dalam Pembuatan Website beserta Fungsinya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-perbandingan-php-native-dan-php-laravel\">Perbandingan PHP Native dan PHP Laravel<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-kelebihan-penggunaan-php-native\">Kelebihan Penggunaan PHP Native<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><em>Fleksibilitas bahasa pemrograman:<\/em> Pengembang memiliki kendali penuh dan tidak ketergantungan dengan struktur dan aturan tertentu framework.<\/li><li><em>Performa yang lebih ringan:<\/em> PHP Native unggul dalam kecepatan dan page size karena tidak ada tambahan overhead dari framework.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-keuntungan-penggunaan-framework-laravel\">Keuntungan Penggunaan Framework Laravel<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><em>Efisiensi pembuatan fungsi kode:<\/em> Laravel menyediakan berbagai <em>library<\/em>, seperti <em>Object Relation Mappin<\/em>g (ORM).<\/li><li><em>Struktur kode yang teratur:<\/em> Pendekatan berorientasi objek (OOP) mempermudah pengorganisasian kode untuk pengerjaan secara tim atau kelompok.<\/li><li><em>Keamanan website:<\/em> Laravel memberikan keamanan terhadap serangan-serangan dasar keamanan web seperti, SQL Injection, CSRF dan XSS.<\/li><li><em>Kemampuan skalabilitas:<\/em> Laravel mendukung pengembangan website besar dan kompleks dengan performa tinggi.<\/li><li><em>Arsitektur dan dokumentasi:<\/em> Arsitektur dalam laravel lebih jelas dan terarah, karena laravel telah menyediakan dokumentasi pada website resminya.<\/li><li><em>Komunitas dan dukungan:<\/em> Laravel mendapat dukungan komunitas yang aktif dan sumber daya.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-pengujian-php-native-dan-php-laravel\">Pengujian PHP Native dan PHP Laravel<\/h2>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Uji <em>Line Code<\/em><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pengujian ini dilakukan pada prototype masing-masing web menggunakan <em>Sublime Text 3<\/em>. Parameter ini menghasilkan jumlah baris kode, panjang kode, dan kerumitan kode didalam satu fungsi dengan tujuan yang sama.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Uji Efisiensi Kode<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Pengujian efisiensi kode melibatkan pembuatan fungsi atau kode program. Laravel cukup menggunakan <em>Middleware Auth <\/em>yang dideklarasikan pada<em> route<\/em> Laravel, sementara PHP Native harus membuat fungsi dari awal.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/b1n5VFg2yAgvM1-SJodAtvmyns23oXVy3PKX2Ufw34teAeyyEtxPjQbwZrtnmQGK3Cx-DNFmAJPP7TepXtnAXLhbdFKWD9mQhboRmIWBBAaxF9Pj9A3gXkXwDYsnGEGMGMx2J9JwDdxpCEo9VKIRBWw\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Kode Cek Login Session pada PHP Native<\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/a2e5SyXqTEIYTbv2_HsU5Ul8GeWb1D_Cou3RaLdFesqeauPPGenxVwrbfuBhRLHNezd-KRldQOaIE7OIfbVRt9WvZ7skIRZJJFF97qR2wbWuTWJKBCjCNnarP6Hz5xX-CtvAFa1TdaifQnTb6EJ0fLY\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Middleware Auth untuk Membatasi User yang Tidak Login<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Uji Kecepatan Web<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Kecepatan web diuji dengan membuka halaman yang sama pada <em>Chrome Developer Tools<\/em>. PHP Native unggul dalam kecepatan memproses halaman hingga selesai.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized is-style-default\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/vb98eMTLyoxHCbKez3q6qvXMbu5b1dmaNEBnlsNstFInZhqoaVDXaQGyVRCvzQuKPMK0NFpqF8XqQIPk9_Xef_SG_aV_5x9faZVW8J3fYrCjK8R4qR-pWRBS3IIECSwGBd5KvXGVgZkxxC3BxECIGlI\" alt=\"Pengujian kecepatan\" width=\"948\" height=\"354\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Hasil Pengujian Kecepatan<\/em><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Struktur Folder dan URL<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Struktur folder Laravel terstruktur rapi dan sesuai dengan kebutuhan tempat, sementara PHP Native dapat memiliki struktur berbeda untuk setiap pengembang.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Uji Arsitektur<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Laravel menggunakan MVC (Model, View, dan Controller) dan OOP, sedangkan PHP Native hanya menggunakan OOP (Object Oriented Programming) saja.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Uji Keamanan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Laravel memiliki pertahanan yang lebih baik terhadap serangan dasar seperti <em>SQL Injection<\/em>, xsrf, dan xss.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-kesimpulan\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam memilih antara PHP Native dan Laravel, perlu mempertimbangkan kebutuhan proyek. Berdasarkan aspek-aspek yang telah dianalisis, jika fleksibilitas dan performa menjadi prioritas, PHP Native dapat menjadi pilihan yang tepat. Namun, jika efisiensi pembuatan kode, keamanan, dan skalabilitas diperlukan, menggunakan framework Laravel bisa memberikan manfaat yang signifikan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Sumber<\/p><cite>Endra, Robby Yuli, dkk. <em>Analisis Perbandingan Bahasa Pemrograman PHP Laravel<\/em> <em>dengan PHP Native pada Pengembangan Website<\/em>. Juni 2021.<\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<p>Artikel oleh<br>Adinda Allycia Prameswari<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:100px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n<div class=\"read-more\"><div class=\"title\"><strong>Baca Juga :<\/strong> <br><br><\/div><ul><li><a target=\"_blank\" href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/web-development-dan-web-design\/\" title=\"Tahapan Web Development dan Web Design\">Tahapan Web Development dan Web Design<\/a><\/li><li><a target=\"_blank\" href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/memulai-pembuatan-website-dengan-php\/\" title=\"Langkah Awal Memulai Pembuatan Website dengan PHP\">Langkah Awal Memulai Pembuatan Website dengan PHP<\/a><\/li><li><a target=\"_blank\" href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/codeigniter-vs-laravel\/\" title=\"CodeIgniter vs Laravel : Adu Performa dan Kinerja\">CodeIgniter vs Laravel : Adu Performa dan Kinerja<\/a><\/li><\/ul><\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Artikel ini akan membahas  perbandingan antara dua website yang menggunakan PHP Laravel dibandingkan jika kita menggunakan PHP Native tanpa framework.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":11077,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[507,1],"tags":[540,572,530,523],"class_list":["post-11073","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-crocodic-website-development","category-uncategorized","tag-laravel","tag-php","tag-to-inspire-content","tag-website-development"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11073","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11073"}],"version-history":[{"count":4,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11073\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11413,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11073\/revisions\/11413"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11077"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11073"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11073"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11073"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}