{"id":11285,"date":"2023-09-20T01:00:00","date_gmt":"2023-09-19T18:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/crocodic.com\/?p=11285"},"modified":"2023-10-05T11:57:30","modified_gmt":"2023-10-05T04:57:30","slug":"mempelajari-front-end-back-end-untuk-web-development","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/crocodic.com\/id\/mempelajari-front-end-back-end-untuk-web-development\/","title":{"rendered":"Mempelajari Front-End &#038; Back-End untuk Web Development"},"content":{"rendered":"<p>Dilansir dari geeksforgeeks, <strong>pengembangan web<\/strong> atau web development mengacu pada pembuatan, pembangunan, dan pemeliharaan situs web. Ini mencakup aspek-aspek seperti desain web, penerbitan web, pemrograman web, dan manajemen database. Penting bagi seorang <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/web-development-dan-web-design\/\">web developer<\/a> untuk menciptakan situs web yang dinamis dan berfungsi dengan baik. Dalam web development, terdapat dua bagian utama yaitu front-end dan back-end <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/5-kesalahan-yang-sering-dilakukan-developer-mobile-apps\/\">developer<\/a>, yang masing-masing memiliki bahasa pemrograman dan tanggung jawab yang berbeda. Berikut adalah penjelasan tentang keduanya :&nbsp;<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-aioseo-table-of-contents\"><ul><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-website-front-end-development\">Website Front-end Development<\/a><\/li><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-website-back-end-development\">Website Back-end Development<\/a><\/li><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-bahasa-pemrograman-front-end-popular\">Bahasa Pemrograman Front-end Popular<\/a><ul><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-contoh-website\">Contoh Website<\/a><\/li><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-rekomendasi-sumber-belajar-front-end\">Rekomendasi Sumber Belajar Front-End<\/a><\/li><\/ul><\/li><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-bahasa-pemrograman-back-end-popular\">Bahasa Pemrograman Back-end Popular<\/a><ul><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-contoh-website\">Contoh Website<\/a><\/li><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-rekomendasi-sumber-belajar-back-end\">Rekomendasi Sumber Belajar Back-End<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-website-front-end-development\"><strong>Website Front-end Development<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Front-end adalah bagian pengembangan web berhubungan langsung dengan sisi pengguna atau sisi klien. Dalam proses ini, para developer merancang dan mengembangkan situs web untuk menciptakan tampilan web yang mudah digunakan, menarik, serta responsif.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-website-back-end-development\"><strong>Website Back-end Development<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Back-end adalah bagian situs web bertugas untuk mengelola <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/kegagalan-85-proyek-ai-dimulai-dari-sini-kualitas-data-yang-diabaikan\/\">data<\/a>, logika bisnis, dan fungsi-fungsi penting lainnya. Termasuk halnya dengan server, database, logika <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/mobile-app-apa-yang-paling-dibutuhkan-pada-tahun-2025\/\">aplikasi<\/a>, dan API sehingga memungkinkan aplikasi berjalan dan berinteraksi baik dengan interface yang digunakan oleh audiens.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana Front-end dan Back-End di Mobile <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/cristiano-ronaldo-luncurkan-app-all-in-one-wellness-erakulis\/\">App<\/a>? Baca di artikel <strong><a href=\"https:\/\/crocodic.com\/id\/mobile-apps-developer-apa-perbedaan-front-end-dengan-back-end\/\">Apa Perbedaan Front End dengan Back End?<\/a>&nbsp;<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:15px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-bahasa-pemrograman-front-end-popular\"><strong>Bahasa Pemrograman Front-end Popular<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Bahasa apa yang dipergunakan oleh web developer? Ada beberapa bahasa pemrograman front-end yang populer dan banyak digunakan oleh para developer di seluruh dunia, beberapa diantaranya adalah :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Javascript<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Lebih dari 97% situs web menggunakan Javascript untuk halaman web front-end. Hal ini dikarenakan penggunaan js memungkinkan interaksi, dinamis dan pengelolaan yang baik bagi sisi klien, seperti <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/flutter-vs-react-native-mana-yang-lebih-cocok-untuk-proyekmu\/\">react<\/a>.js, vue.js, angular.js dan jQuery.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\"><li>HTML\/CSS<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Meskipun bukan termasuk bahasa pemrograman, keduanya penting bagi pengembangan web. HTML menjadi struktur dalam sebuah halaman web dan CSS bertanggung jawab terhadap tampilan&nbsp; situs web.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\"><li>Python dan Django<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Django, kerangka web Python, memungkinkan pengembangan web yang efisien dengan fitur-fitur yang siap pakai yg digunakan. Namun Python jarang digunakan di aplikasi seluler.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\"><li>Typescript<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>TypeScript adalah bahasa pemrograman yang membantu pengembang membuat aplikasi web yang lebih besar dan lebih aman dengan menambahkan tipe data dan mengkonversi data tersebut menjadi Javascript agar dapat dijalankan browser atau server.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-contoh-website\">Contoh Website<\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa contoh <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/8-alasan-mengapa-perawatan-maintenance-website-mutlak-dilakukan-secara-profesional\/\">website<\/a> yang dirancang dengan bahasa pemrograman&nbsp; diatas :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"http:\/\/www.facebook.com\">Facebook<\/a><em>,<\/em> <a href=\"http:\/\/www.twitter.com\">Twitter<\/a> dan <a href=\"http:\/\/www.github.com\">Github<\/a> yang dibuat dengan react.js<\/li><li><a href=\"http:\/\/www.bbc.com\/news\">BBC News<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.unicef.org\">UNICEF<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.harvard.edu\">Harvard University<\/a><em> <\/em>dibuat dengan HTML\/CSS<em>.<\/em><\/li><li><a href=\"http:\/\/www.instagram.com\">Instagram<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.pinterest.com\">Pinterest<\/a><em> <\/em>dan <a href=\"http:\/\/www.dropbox.com\">Dropbox<\/a> dibuat dengan Python.<\/li><li><a href=\"https:\/\/code.visualstudio.com\">Visual Studio Code Web<\/a>, <a href=\"http:\/\/www.microsoft.com\">Microsoft Office<\/a><em> <\/em>dan <a href=\"https:\/\/angular.io\/\">Angular<\/a><em> <\/em>dibuat menggunakan Typescript.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-rekomendasi-sumber-belajar-front-end\">Rekomendasi Sumber Belajar Front-End<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda tertarik untuk mempelajari front-end development, anda bisa memulai mempelajari bahasa pemrograman front-end melalui website berikut ini :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/developer.mozilla.org\/\">Mozilla Developer Network (MDN)<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Sumber belajar yang lengkap untuk mempelajari tentang HTML, CSS, dan JavaScript.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.freecodecamp.org\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">freeCodeCamp<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Platform pembelajaran interaktif yang menawarkan kursus front-end development.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.codecademy.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Codecademy<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tempat belajar online dengan kursus-kursus front-end development yang interaktif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-bahasa-pemrograman-back-end-popular\">Bahasa Pemrograman Back-end Popular<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa bahasa pemrograman back-end yang populer dan banyak digunakan oleh para developer, seperti :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Python<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Python terkenal dengan kerangka kerjanya yaitu Django dan Flask.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"2\"><li>Node.js<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Node.js memunginkan pengembang menjalankan server-side, terutama dalam pengembangan aplikasi web real-time.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"3\"><li>Ruby<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Ruby on Rails merupakan pengembang yang dapat membuat situs web dengan cepat dan efisien.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\" start=\"4\"><li>PHP<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>PHP banyak digunakan dalam proyek web, salah satunya WordPress.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:10px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-contoh-website\">Contoh Website <\/h3>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa contoh website yang dirancang dengan bahasa pemrograman&nbsp;back-end :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"http:\/\/www.netflix.com\">Netflix<\/a> dibuat dengan Node.js.<\/li><li><a href=\"http:\/\/www.airbnb.com\">Airbnb<\/a> dibuat dengan Ruby on rails.<\/li><li><a href=\"https:\/\/wordpress.org\/\">WordPress<\/a><em> <\/em>dibuat dengan bahasa pemrograman PHP.<\/li><li><a href=\"https:\/\/www.nasa.gov\/\">NASA<\/a> yang menggunakan Python.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-rekomendasi-sumber-belajar-back-end\">Rekomendasi Sumber Belajar Back-End<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika Anda tertarik untuk mempelajari back-end development, anda bisa memulai mempelajari bahasa pemrograman yang digunakan pada back-end melalui website berikut ini :&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/nodejs.org\/en\/docs\/\">Node.js Official Documentation<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Dokumentasi resmi Node.js untuk memahami dasar-dasar server-side JavaScript.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/docs.djangoproject.com\/\">Django Documentation<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Dokumentasi resmi Django, kerangka kerja Python yang populer.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/guides.rubyonrails.org\/\">Ruby on Rails Guides<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Panduan resmi Ruby on Rails untuk pemula.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.php.net\/\">PHP.net<\/a><\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Sumber resmi untuk memulai dengan PHP.<\/p>\n\n\n\n<div style=\"height:15px\" aria-hidden=\"true\" class=\"wp-block-spacer\"><\/div>\n\n\n\n<p>Pemahaman mengenai perbedaan antara front-end dan back-end development serta bahasa pemrograman yang digunakan dalam masing-masing peran sangat penting. Untuk belajar lebih lanjut, Anda dapat mengikuti rekomendasi sumber belajar yang disebutkan di atas dan menggali lebih dalam dalam dunia web development.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apa bahasa front-end dan back-end yang direkomendasikan oleh <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/5-developer-mobile-app-terbaik-di-indonesia-tahun-2024\/\">Crocodic<\/a>? Dalam mengembangkan website, Crocodic merekomendasikan PHP sebagai bahasa pemrograman utama. Selain karena relatif lebih <em>reliable<\/em> dengan dukungan dari banyak pihak, PHP mempunyai banyak kelebihan baik digunakan secara native atau menggunakan <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/data-science-framework-definisi-manfaat-dan-jenisnya\/\">framework<\/a>. Simak kelebihannya di artikel : <a href=\"https:\/\/crocodic.com\/id\/php-laravel-vs-php-native\/\" data-type=\"page\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">PHP Native vs PHP Laravel, Bagaimana Perbandingannya?<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Author : <br>Adinda Allycia Prameswari<br><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Sumber :&nbsp;<\/p><cite><a href=\"https:\/\/www.geeksforgeeks.org\/web-development\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Geeksforgeeks<\/a><br><a href=\"https:\/\/www.hostinger.co.id\/tutorial\/bahasa-pemrograman\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Hostinger<\/a><br><a href=\"https:\/\/applover.com\/blog\/2023s-best-front-end-programming-languages-a-simple-guide\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\">Applover<\/a><\/cite><\/blockquote>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang dipelajari oleh seorang website developer? Jawabannya adalah pemrograman front end dan back end. Bagaimana mempelajari kedua hal tersebut?<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":11295,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[507],"tags":[591,590,530,523],"class_list":["post-11285","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-crocodic-website-development","tag-back-end","tag-front-end","tag-to-inspire-content","tag-website-development"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11285","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11285"}],"version-history":[{"count":5,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11285\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11398,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11285\/revisions\/11398"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11295"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11285"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11285"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11285"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}