{"id":6248,"date":"2015-11-21T15:13:18","date_gmt":"2015-11-21T08:13:18","guid":{"rendered":"http:\/\/crocodic.com\/?p=6248"},"modified":"2015-11-21T15:21:17","modified_gmt":"2015-11-21T08:21:17","slug":"cari-tahu-bagaimana-membuat-push-message-aplikasi-mobile-yang-baik","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/crocodic.com\/id\/cari-tahu-bagaimana-membuat-push-message-aplikasi-mobile-yang-baik\/","title":{"rendered":"Cari Tahu Bagaimana Membuat Push-Message Aplikasi Mobile yang Baik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">Melakukan kegiatan <em>marketing <\/em>secara online seharusnya tidak membuat <em>audiencenya<\/em> menjadi seorang pemblokir spam, tidak memaksa mereka untuk akhirnya menyusun daftar <em>blackhole<\/em>. Karena hingga hari ini <em>campaign<\/em> email yang telah dikirim hanya diterima sebagai spam, hal ini dilihat dari jumlah klik yang kurang dari 3%.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Namun dengan berkembangnya <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/5-kesalahan-yang-sering-dilakukan-developer-mobile-apps\/\">aplikasi<\/a> mobile seharusnya dapat membawa para <em>marketer <\/em>online pada <em>channel<\/em> baru, retensi user yang baru, seperti <em>push-message<\/em> pada aplikasi mobile yang membebaskan kita dari \u201ckejahatan\u201d spam karena <em>campaign<\/em> yang tidak tertarget dan pemarasan yang impersonal. Sayangnya masih banyak orang yang hanya berpikir bahwa channel in hanya sebagai ekstensi dari <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/8-alasan-mengapa-perawatan-maintenance-website-mutlak-dilakukan-secara-profesional\/\">web<\/a> yang mereka miliki, sehingga mereka tidak memaksimalkan potensi <em>user<\/em> aplikasi mereka dan akhirnya aplikasi mobile tidak berdampak apapun pada retensi user dan <em>campaign<\/em> yang dikirim pun hanya akan menjadi spam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong><em>Push-message<\/em><\/strong><strong> bukanlah email!<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>\u201cMari Lihat Promosi Hari Ini!\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em> \u201cKami merindukanmu, datang kembali dan dapatkan potongan harga!\u201d<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Kita semua sudah sering menerima <em>push-message<\/em> seperti itu bukan? Jika beruntung pesan tersebut akan menjadi sebuah percobaan yang menyenangkan bagi mereka, dengan <em>menginstall <\/em>banyak aplikasi pada ponsel tapi mereka tidak menggunakannya dan biarkan saja atau bahkan langsung <em>diunsinstall<\/em>. Oleh karena itu pesan seperti diatas tidak dapat dikatakan sebagai <em>push-message<\/em> karena dirasa belum mampu menghadirkan keterlibatan dengan aplikasi sehingga mereka tidak memiliki kesempatan untuk membangun sebuah profil tentang diri mereka sendiri dan oleh karena itu, sebagian besar pesan yang Anda kirim hanya akan menjadi sampah, karena: konten <em>campaign impersonal<\/em> yang dilatarbelakangi karena <em>user <\/em>Anda tidak memiliki profil yang lengkap tentang diri mereka sehingga membuat Anda kesulitan untuk mengenali mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Apa itu <em>push-message<\/em>?<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Push-message<\/em> adalah sebuah dorongan jalur komunikasi langsung dari sebuah aplikasi ke usernya. Push-message tiba di peranggat mobile user secara <em>real time<\/em>. Mereka bersaing untuk mendapatkan perhatian dengan setiap aplikasi lain yang sedang mengirim pesan serupa. Diharapkan dengan berinteraksi dengan pesan-pesan ini akan membawa <em>user <\/em>untuk terus kembali ke aplikasi. Sebuah analogi dan pengetahuan yang baik tentang tiap-tiap user adalah faktor utama dalam menyajikan <em>push-message<\/em> yang baik bagi mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Bagaimana <em>push-message<\/em> yang baik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Push-message yang baik merupakan ekstensi dari user experience diluar aplikasi. Akan sulit untuk mengetahui apakah push-message telah berhasil memperluas jangkauan pemasaran atau aplikasi hanya melakukan tugasnya yakni hanya sebatas dikirim dan diterima user. Tapu esensi push-message tidak hanya itu, masih ada yang perlu diingat bahwa push-message haruslah secara real-time, mempertimbangkan karakter pribadi user mereka, kepentingan konten yang relevan dan dapat ditindaklanjuti. Berikut adalah pola umum yang cenderung menunjukan bahwa hal diatas tidak terjadi:<\/p>\n<ul style=\"text-align: justify\">\n<li><strong><em>Range <\/em><\/strong><strong>audience Anda terlalu besar.<\/strong> Jika range audience anda besar bisanya menunjukkan bawa penargetan Anda kurang baik. Jika Anda merasa push-message Anda relevan untuk semua pengguna, maka kemungkinan besar Anda belum mengenali karakter user Anda dan push-message Anda menjadi general dan percuma.<\/li>\n<li><strong>Anda bingung tentang waktu yang tepat untuk mengirim.<\/strong> <em>Push-message<\/em> harus menjadi bagian dari interaksi <em>real-time<\/em>. Waktu yang tepat untuk mengirim <em>Push-message <\/em> harus sekarang (atau segera setelah seseorang mengambil tindakan penting). Jika pesan dapat ditunda kemudian itu benar-benar menambah <em>value<\/em>?<\/li>\n<li><strong>Pesan Anda tidak memiliki <em>deep link<\/em>.<\/strong> Sebuah <em>Push-message <\/em> harus memiliki tindakan yang dapat diambil dan mengeklik <em>Push-message <\/em>harus membawa <em>user <\/em>ke tindakan itu.<\/li>\n<li><strong>Pesan Anda tidak berdasarkan pada <em>user behavior<\/em>.<\/strong> Jika penggunaan aplikasi bukan bagian dari segmentasi dan targeting, maka bagaimana Anda memastikan bahwa pengguna berat mendapatkan pesan yang berbeda dari pengguna yang cenderung mengerucut?<\/li>\n<\/ul>\n<p style=\"text-align: justify\"><em>Push-message <\/em>memberikan kesempatan untuk membangun hubungan dengan user. Setiap dorongan harus dianggap bukan sebagai campaign, tetapi sebagai salah satu dari banyak interaksi dengan user Anda. Apakah <em>push-message <\/em>berikutnya memanfaatkan user dari aplikasi Anda lebih pribadi dan efisien atau, ia akan mendorong <em>opt-out<\/em> dan meng-<em>uninstal<\/em>l?<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>Contoh <em> push-message <\/em>aplikasi yang baik<\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Berikut ini adalah contoh <em>push-message<\/em> dalam aplikasi yang dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan menciptakan <em>value<\/em>. Semua ini dilakukan dengan menggunakan HTML dan Javascript dan dikirim sebagai in-app pesan, yang berarti mereka tidak perlu meluncurkan versi baru dari aplikasi:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"198\">\u00a0<a href=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/NPS_Survey_-_Good_In-App_Message_Example.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6249\" src=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/NPS_Survey_-_Good_In-App_Message_Example.jpg\" alt=\"NPS_Survey_-_Good_In-App_Message_Example\" width=\"153\" height=\"291\" \/><\/a><\/td>\n<td width=\"403\"><strong>NPS Survei<\/strong> &#8211; Ini adalah cara yang bagus untuk mendapatkan <em>feedback <\/em>yang cepat yang dapat meningkatkan produk, serta bereaksi secara <em>real-time<\/em> dengan meminta user memberi respon berdasarkan skor mereka.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"198\">\u00a0<a href=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/New_Feature_-_Example_of_Good_In-App_Message.png\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6250\" src=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/New_Feature_-_Example_of_Good_In-App_Message.png\" alt=\"New_Feature_-_Example_of_Good_In-App_Message\" width=\"153\" height=\"291\" \/><\/a><\/td>\n<td width=\"403\"><strong>New feature<\/strong> \u2013 Untuk sementara Anda dapat memberi konten yang sederhana, keajaiban di sini adalah dalam penargetan. Pengguna yang tidak berinteraksi dengan fitur dapat ditampilkan video dengan <em>deeplink<\/em> untuk mendapatkan fitur tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"198\">\u00a0<a href=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/Push_Opt-In_-_Example_of_Good_In-App_Message.png\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6251\" src=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/Push_Opt-In_-_Example_of_Good_In-App_Message.png\" alt=\"Push_Opt-In_-_Example_of_Good_In-App_Message\" width=\"152\" height=\"289\" \/><\/a><\/td>\n<td width=\"403\"><strong>Push Opt-In<\/strong> \u2013 Setelah pengguna memilih keluar dari push, mereka cenderung tidak memilih kembali Jadi mengirim <em>push-opt-in<\/em> adalah cara yang bagus untuk mengingatkan mereka tentang value push-notification mereka mati.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"198\">\u00a0<a href=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/OOBE_-_Example_of_Good_In-App_Message.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6252\" src=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/OOBE_-_Example_of_Good_In-App_Message.png\" alt=\"OOBE_-_Example_of_Good_In-App_Message\" width=\"152\" height=\"289\" \/><\/a><\/td>\n<td width=\"403\"><strong>Testing OOBE<\/strong> &#8211; Mendapatkan <em>out-of-box experience<\/em> (OOBE) yang tepat sangat penting. Anda dapat menggunakan <em>push-message<\/em> untuk memberikan pengalaman awal yang sangat berbeda untuk sampel pelanggan baru untuk menginformasikan proses ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"198\">\u00a0<a href=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/Testing_Recommendations_-_Good_Example_of_In-App_Message.png\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-6253\" src=\"http:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/Testing_Recommendations_-_Good_Example_of_In-App_Message.png\" alt=\"Testing_Recommendations_-_Good_Example_of_In-App_Message\" width=\"152\" height=\"289\" \/><\/a><\/td>\n<td width=\"403\"><strong>Testing recommendations &#8211; <\/strong>Personalisasi adalah tujuan besar, tetapi kebanyakan orang tidak yakin bagaimana untuk mencapainya. Menggunakannya dalam aplikasi untuk menguji rekomendasi pada pelanggan yang berbeda adalah cara yang bagus untuk menggunakan cara ini.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p><strong>Memahami Channel Anda<\/strong><\/p>\n<p>Ada beberapa cara pintar lainnya untuk melibatkan user, seperti dengan pemasaran, tetapi hari ini, cahnnel yang paling populer adalah <em>push-message <\/em>dalam aplikasi mobile. Jika Anda sudah mulai mengembangkan aplikasi mobile maka mulailah bertanya bagaimana untuk menyesuaikan strategi keterlibatan Anda saat ini ke channel baru, bukan bertanya channel apa yang mampu dan apa harapan user Anda.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melakukan kegiatan marketing secara online seharusnya tidak membuat audiencenya menjadi seorang pemblokir spam, tidak memaksa mereka untuk akhirnya menyusun daftar blackhole. Karena hingga hari ini campaign email yang telah dikirim hanya diterima sebagai spam, hal ini dilihat dari jumlah klik yang kurang dari 3%. Namun dengan berkembangnya aplikasi mobile seharusnya dapat membawa para marketer online [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6255,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[82],"tags":[284,285,259,283],"class_list":["post-6248","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aplikasi-mobile-android-ios","tag-mobile-app-for-engegement","tag-mobile-app-for-retention","tag-mobile-app-push-notification","tag-push-notification-personal"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6248","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6248"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6248\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6254,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6248\/revisions\/6254"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6255"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6248"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6248"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6248"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}