{"id":7900,"date":"2020-08-24T15:26:37","date_gmt":"2020-08-24T08:26:37","guid":{"rendered":"http:\/\/crocodic.com\/?p=7900"},"modified":"2021-11-03T14:02:14","modified_gmt":"2021-11-03T07:02:14","slug":"7-tips-untuk-menjadi-developer-android-yang-lebih-baik","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/crocodic.com\/id\/7-tips-untuk-menjadi-developer-android-yang-lebih-baik\/","title":{"rendered":"7 Tips untuk Meningkatkan Skill Kamu sebagai Android Developer"},"content":{"rendered":"<p class=\"has-text-align-left\">Menjadi seorang <em>android <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/5-kesalahan-yang-sering-dilakukan-developer-mobile-apps\/\">developer<\/a><\/em> tentunya tidaklah sulit, tetapi menjadi <em>android developer<\/em> yang sukses dan menonjol dari yang lain bukanlah hal yang mudah. Kerja keras, semangat dan ketekunan memiliki peran penting untuk menjadi <strong><em>better android developer.<\/em> <\/strong>Disini saya coba membantu teman-teman untuk menjadi seorang android developer yang lebih baik meskipun teman-teman baru saja memutuskan untuk terjun ke dalam pengembangan android atau yang sekarang telah bekerja sebagai developer android.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut 7 tips untuk meningkatkan Skill Kamu sebagai Android Developer menjadi jauh lebih baik :<br><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>1. Membuat IDE bekerja untukmu<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Dalam pengembangan <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/mobile-app-apa-yang-paling-dibutuhkan-pada-tahun-2025\/\">aplikasi<\/a> android, tentunya kita menggunakan IDE <strong>(Android Studio)<\/strong> untuk membantu dalam pembuatan aplikasi yang sedang kita buat. Mulailah untuk memberikan lebih banyak waktu untuk memahami tentang IDE yang kita gunakan. Karena ia dapat melakukan lebih banyak dari yang kita kira. Ada banyak fitur dan pintasan-pintasan yang sebenarnya dapat membantu kita dalam mempercepat proses pengembangan aplikasi. Dengan demikian, secara tidak langsung juga akan meningkatkan produktivitas kita.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>2<\/strong>.&nbsp;<strong>Mempelajari \u201cclean code guidelines\u201d untuk Android Developer<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn-media-1.freecodecamp.org\/images\/1*5v2uWjgpnjKka7rhTyxzmA.png\" alt=\"\"\/><figcaption>Sumber : https:\/\/medium.freecodecamp.org\/hard-earned-android-programming-experiences-361fbaaecd07<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Penting bagi kita untuk mempelajari <em>\u201cclean code guidelines\u201d<\/em> baik dalam pemrograman android ataupun pemrograman lainnya. Dengan adanya pedoman, program yang kita buat akan memiliki standarisasi dan secara perlahan akan membuat program kita menjadi <em>\u201cclean code\u201d.<\/em> Clean code juga akan memudahkan kita dalam <em>\u201cmaintenance\u201d <\/em>&nbsp;program di waktu yang akan datang. Meskipun membutuhkan <strong>waktu yang tidak sedikit<\/strong> di dalam menerapkan <em>\u201cclean code\u201d<\/em>, tapi mulailah untuk mulai mempelajarinya. <br><\/p>\n\n\n\n<p>Referensi clean code guidelines : <a href=\"https:\/\/github.com\/ribot\/android-guidelines\/blob\/master\/project_and_code_guidelines.md\">https:\/\/github.com\/ribot\/android-guidelines\/blob\/master\/project_and_code_guidelines.md<\/a><br><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>3. Rancang aplikasimu dengan lebih terstruktur<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/miro.medium.com\/max\/630\/1*CEW0JrVST7ReQq04j0P0kw.png\" alt=\"\"\/><figcaption>Sumber : https:\/\/medium.com\/@ramtrg\/https-medium-com-ramtrg-mvvm-architecture-components-4d17d3f09bb7<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Umumnya seorang <meta charset=\"utf-8\"><em>android developer<\/em> menemui masalah yang selalu sama terus menerus saat melakukan penulisan koding. Untuk mengatasi masalah tersebut kita perlu merancang aplikasi <strong>(Design pattern)<\/strong>. Sangat penting untuk mengadopsi arsitektur yang baik untuk aplikasi kita seperti menggunakan metode MVP atau MVVM. Pisahkan logika aplikasi, tampilan interaksi, dan <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/data-science-framework-definisi-manfaat-dan-jenisnya\/\">data<\/a> interaksi ke dalam lapisan yang berbeda sehingga mudah dikelola dan diuji.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>4. Belajar tentang desain terbaru<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/storage.googleapis.com\/gweb-uniblog-publish-prod\/images\/1._Android_12_Keyword_Header.max-1000x1000.jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Sumber : https:\/\/storage.googleapis.com\/gweb-uniblog-publish-prod\/images\/1._Android_12_Keyword_Header.max-1000&#215;1000.jpg<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebagai seorang <meta charset=\"utf-8\"><em>android developer<\/em> pasti akan lebih berfokus untuk menulis kode yang lebih baik dan lebih baik lagi. Tapi untuk menjadi seorang developer yang \u201c<em>lengkap\u201d<\/em>, kita juga harus meluangkan waktu untuk mempelajari terkait <em>User Interface (UI)<\/em> dan <em>User Experience (UX)<\/em>. Hal ini akan mengubah cara pandang kita terhadap aplikasi yang kita program. Belajar tentang desain dapat dimulai dengan berkomunikasi dengan UI dan UX desainer pada tim kita untuk mendapat wawasan yang lebih terkait desain aplikasi.<br><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>5.<\/strong> <strong>Belajar menggunakan kotlin untuk pengembangan android<\/strong><\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/crocodic.com\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/kotlin-programming-language-620x350.png\" alt=\"\"\/><figcaption>Sumber :&nbsp;http:\/\/crocodic.com\/haruskah-migrasi-ke-kotlin-dalam-mengembangkan-aplikasi-android\/<\/figcaption><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p>Sejak Google mengumumkan dukungan terhadap kotlin di dalam pengembangan android pada Google I\/O 2017 lalu, minat untuk menggunakan bahasa ini juga ikut meningkat. Dengan dukungan dari google dan kelebihan-kelebihan yang ada pada kotlin, Mempelajari bahasa kotlin bisa dibilang <strong>\u201cwajib\u201d<\/strong>. Jika masih ada keraguan untuk mempelajari bahasa kotlin, teman-teman dapat membaca artikel ini : <\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>6.<\/strong> <strong><strong>Bersosialisasi dengan Android Developer lain<\/strong><\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/7438088\/pexels-photo-7438088.jpeg?auto=compress&amp;cs=tinysrgb&amp;dpr=2&amp;h=650&amp;w=940\" alt=\"\"\/><figcaption>Sumber : https:\/\/www.pexels.com\/photo\/women-talking-to-each-other-7438088\/<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Kita sebagai <meta charset=\"utf-8\"><em>android developer<\/em> cenderung sangat introvert dan terbiasa duduk di depan komputer kita, di dunia kita sendiri. Cobalah untuk beberapa saat keluar dari zona nyaman tersebut dan mulai untuk berinteraksi dengan <a href=\"http:\/\/crocodic.com\/id\/cristiano-ronaldo-luncurkan-app-all-in-one-wellness-erakulis\/\">app<\/a> developer yang lain. Kita dapat memulainya dengan mengikuti pertemuan developer-developer atau juga dapat berbincang dengan developer yang memiliki minat sama dengan kita. Akhirnya kita mendapatkan ilmu baru, atau bahkan mungkin dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang sedang kita hadapi.<br><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-medium-font-size\"><strong>7. Dekati pemrograman reaktif<\/strong><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.pexels.com\/photos\/7439123\/pexels-photo-7439123.jpeg?cs=srgb&amp;dl=pexels-cottonbro-7439123.jpg&amp;fm=jpg\" alt=\"\"\/><figcaption>Sumber : https:\/\/www.pexels.com\/photo\/men-working-together-in-the-office-7439123\/<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika teman-teman ingin meningkatkan kemampuan di dalam pemrograman android, mulailah untuk melakukan pendekatan dengan konsep <strong>\u201creactive programming\u201d. <\/strong>Dengan konsep <strong>\u201creactive programming\u201d <\/strong>membuat kita berpikir dengan cara yang sama sekali berbeda dari membuat aplikasi yang mana biasa kita lakukan. Meskipun pada saat awal-awal kita akan kesulitan mempelajari konsep <strong>\u201creactive programming\u201d<\/strong>, namun ketika kita sudah mampu menyesuaikan, <strong>\u201creactive programming\u201d<\/strong> akan membantu kita dalam menulis koding lebih cepat dan membuat pengembangan program akan lebih mudah dan menyenangkan \ud83d\ude00<br><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah <strong>7 tips to become a better Android developer<\/strong> dari saya. Semoga dapat membantu teman-teman untuk menjadi <meta charset=\"utf-8\"><em>android developer<\/em> yang lebih baik.<br><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjadi seorang android developer tentunya tidaklah sulit, tetapi menjadi android developer yang sukses dan menonjol dari yang lain bukanlah hal yang mudah. Kerja keras, semangat dan ketekunan memiliki peran penting untuk menjadi better android developer. <\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":8916,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[355,82,1],"tags":[445],"class_list":["post-7900","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-crocodic-dec","category-aplikasi-mobile-android-ios","category-uncategorized","tag-android-developer"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7900","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=7900"}],"version-history":[{"count":9,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7900\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9650,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/7900\/revisions\/9650"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8916"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=7900"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=7900"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=7900"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}