{"id":10359,"date":"2022-08-17T12:00:36","date_gmt":"2022-08-17T05:00:36","guid":{"rendered":"https:\/\/crocodic.com\/?p=10359"},"modified":"2023-10-06T06:52:56","modified_gmt":"2023-10-05T23:52:56","slug":"implementasi-opencv-pada-industri-dan-kehidupan-sehari-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/crocodic.com\/id\/implementasi-opencv-pada-industri-dan-kehidupan-sehari-hari\/","title":{"rendered":"Implementasi OpenCV Pada Industri dan Kehidupan Sehari-hari"},"content":{"rendered":"<div class=\"wp-block-aioseo-table-of-contents\"><ul><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-apa-itu-opencv\">Apa itu OpenCV?<\/a><ul><li><a class=\"aioseo-toc-item\" href=\"#aioseo-penggunaan-opencv\">Penggunaan OpenCV<\/a><\/li><\/ul><\/li><\/ul><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-apa-itu-opencv\">Apa itu OpenCV?<\/h2>\n\n\n\n<p>OpenCV&nbsp;(<em>Open Source Computer Vision Library<\/em>) adalah sebuah&nbsp;<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pustaka_perangkat_lunak\"><em>library<\/em> pada<\/a> bahasa pemrograman&nbsp;yang ditujukan untuk&nbsp;<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pengolahan_citra\">pengolahan <\/a>gambar <em>(image processing)<\/em> secara&nbsp;<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Real-time\">real-time<\/a> yang dibuat oleh&nbsp;<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Intel_Corporation\">Intel<\/a>, dan sekarang didukung oleh&nbsp;<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Willow_Garage&amp;action=edit&amp;redlink=1\">Willow Garage<\/a> dan Itseez. Library ini bersifat <em>open<\/em> <em>source<\/em> dengan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Lisensi_BSD&amp;action=edit&amp;redlink=1\">lisensi BSD<\/a>. <em>Library<\/em> ini merupakan <em>library<\/em>&nbsp;<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Lintas_platform\">lintas platform<\/a>. <em>Library<\/em> ini digunakan sebagian besar untuk pengolahan citra atau gambar secara&nbsp;<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Real-time\"><em>real-time<\/em><\/a>. Secara teori OpenCV digunakan seperti meniru cara kerja system visual manusia yaitu dengan melihat objek melalui \u201cpenglihatan\u201d dan citra pada objek tersebut diteruskan ke otak untuk diproses sehingga computer dapat mengerti objek apa yang tampak sebagaimana dalam penglihatan mata manusia.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/j6L6yO2FT8FokbCHTAh6S7LYJX0ZfYHxzjFYMQVuvws4EN4YJCdtB_SNmDG4P82wJxb7Tsz9Yx07cwBODJ0r9Powna6vCD5mO0SvZ9NlhsstvSpDTtlTmjHRn21t7RSzJ2QbXjpYYgRddPA8u_4X\" alt=\"Logo OpenCV\ufeff\"\/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>OpenCV pertama kali dibuat oleh Intel pada tahun 1999 oleh Gary Bradsky dan mulai dirilis keluar pada tahun 2000. Saat ini, OpenCV telah mendukung banyak algoritma yang terkait dengan Computer Vision dan Machine Learning. Selain itu, saat ini OpenCV juga dapat digunakan dalam berbagai macam bahasa pemrograman, seperti C++, Python, Java, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, OpenCV juga tersedia dalam berbagai platform, seperti Windows, Linux, OSX, Android, IOS, dan lain sebagainya. Kombinasi terbaik untuk dapat melakukan operasi berkecepatan tinggi tersebut adalah dengan perpaduan antara OpenCV, C++ API dan bahasa pemrograman Python. Bahasa yang biasa digunakan untuk membuat program OpenCV adalah Python, hal ini dikarenakan Bahasa Python memiliki <em>syntax<\/em> yang sangat lengkap namun simple dan mudah dipahami.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"aioseo-penggunaan-opencv\">Penggunaan OpenCV<\/h3>\n\n\n\n<p>OpenCV juga banyak dipakai di dunia Industri, khususnya di bagian <em>Inspection <\/em>atau pengecekan kualitas produk. Hampir semua produk dapat dicek melalui OpenCV, mulai dari makanan, minuman, <em>part<\/em> mesin dan lain-lain. Banyak aspek yang bisa diperiksa OpenCV, misalnya kode kadaluwarsa pada botol minuman atau kemasan makanan dapat dicek apakah sudah sesuai dengan ketentuan dan tidak ada cacat pada tulisan tersebut. Selain kode kadaluwarsa OpenCV juga dapat digunakan untuk pengecekan warna, label dan lain-lain. Pada <em>part <\/em>mesin, OpenCV biasa digunakan untuk mengecek apakah lubang pada <em>part <\/em>tersebut sudah sesuai, mengecek jumlah gerigi pada <em>gear<\/em> sesuai dengan ketentuan, dan lain-lain. Pada intinya OpenCV dapat melihat dan mengecek layaknya mata manusia namun dengan ketelitan lebih besar dan eror yang lebih kecil.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/wdaY3vUeN0rHWXOXjrs04cDc0FPRoHc00QfNGUQT4HhsaQ3N5QLV-QTZtFD4UKyvqsJsCiI5jC42G7Zd8GTwwJTzlpF3ggTedeH8uJ5ep9PYqZfchnk6jNkOvq68lZ0nqp38h7OWXU6Z_qXSN6I7\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pada kehidupan sehari-hari OpenCV dapat diterapkan pada berbagai macam <a href=\"https:\/\/crocodic.com\/id\/5-kesalahan-yang-sering-dilakukan-developer-mobile-apps\/\">aplikasi<\/a>. <a href=\"https:\/\/crocodic.com\/id\/the-pre-project-checklist-memastikan-customized-software-iot-mencapai-nilai-bisnis\/\">Aplikasi<\/a> umum OpenCV misalnya pada system absensi. OpenCV dapat mengenali wajah dari seseorang serta dapat mengetahui nama dari orang tersebut. Sistem pengenalan wajah ini sangat membatu untuk membuat system absensi menjadi lebih presisi dan efisien. Sistem pengenalan wajah ini juga bis ditemuai pad <em>face unlock <\/em>pada smarthphone. Selain pengenalan wajah, OpenCV juga dapat digunakan untuk mengenali objek sekitar seperti mobil, motor, pejalan kaki, bahkan benda-benda seperti kursi, smartphone, keyboard dan lain-lain. Sistem pengenalan objek ini dapat kita temui pada mobil autonomus seperti Tesla.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/y6aAXwl__CI56fqKjQjYSyqgEvUkbP_ZLlZ3KTI4S9g_IaKT3sNpi7basJAs76bj9mOPuYLhONL4xVHmSd38zMtBqhUOaaBZeCiY2D-FR6plfu4YfsyxQK4ZaVLjkRxzmtqXvNA8YmpXoJAc0AbE\" alt=\"\"\/><figcaption>Contoh pengenalan objek pada self driving car<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk membuat OpenCV dapat mengenali objek sekitar, mengenali wajah seseorang ataupun melakukan inspeksi pada proses industry diperlukan sebuah metode khusus. Metode tersebut adalah melakukan <em>training <\/em>dengan memanfaatkan Teknologi <em>Machine Learning<\/em>. Teknologi <em>machine learning<\/em> (ML) adalah mesin yang dikembangkan untuk bisa belajar dengan sendirinya tanpa arahan dari penggunanya. Prosesnya adalah kita mengumpulkan <a href=\"https:\/\/crocodic.com\/id\/data-science-framework-definisi-manfaat-dan-jenisnya\/\">data<\/a> sebanyak-banyaknya, data tersebut bisa berupa foto dari wajah seseorang jika digunakan untuk pengenalan wajah, ataupun foto dari objek yang akan dikenali pada system deteksi objek, kumpulan dari data tersebut disebut dengan <em>dataset.<\/em> <em>Dataset <\/em>lalu dijadikan input pada proses <em>training <\/em>menggunakan <em>Machine Learning<\/em> sehingga menghasilkan sebuah <em>model <\/em>yang nantinya digunakan pada program. Selain melakukan <em>training <\/em>sendiri, tersedia juga banyak <em>library<\/em> yang dapat melakukan pengenalan objek tanpa melakukan training misalnya YOLO dan Mediapipe.<\/p>\n\n\n\n<p>Tertarik untuk melakukan penelitian penggunaan OpenCV untuk bisnis anda? Diskusikan dengan kami <a href=\"https:\/\/crocodic.com\/id\/form-pemesanan-pengembangan-aplikasi-mobile-dan-web\/\">disini<\/a> .<\/p>\n\n\n\n<p>Author : Andrean Budi K.<\/p>\n\n\n\n<p>Sumber: medium.com, wikipedia.com, docs.opencv.org, industrial-training-master.readthedocs.io<br><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu OpenCV? OpenCV&nbsp;(Open Source Computer Vision Library) adalah sebuah&nbsp;library pada bahasa pemrograman&nbsp;yang ditujukan untuk&nbsp;pengolahan gambar (image processing) secara&nbsp;real-time yang dibuat oleh&nbsp;Intel, dan sekarang didukung oleh&nbsp;Willow Garage dan Itseez. Library ini bersifat open source dengan lisensi BSD. Library ini merupakan library&nbsp;lintas platform. Library ini digunakan sebagian besar untuk pengolahan citra atau gambar secara&nbsp;real-time. Secara teori [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10363,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[457,1],"tags":[],"class_list":["post-10359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-iot","category-uncategorized"],"acf":[],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10359"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10359\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11441,"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10359\/revisions\/11441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/crocodic.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}