5 Tips Awal bagi Desainer Pemula Part 2/2

By : Ahmad Alim Fathoni | 26 February 2019 | Comnents : 0


Di artikel sebelumnya kita telah membahas 5 tips untuk para Desainer Pemula yang bisa dilihat disini dan untuk 5 sisanya akan kita bahas pada artikel saat ini

Fokus Ke Skill, Bukan Ke Brand

Jika mengingat point “Kejar Pengalaman Bukan Ketenaran” pada part 1, itulah kenapa sangatlah penting bagi desainer pemula untuk mempelajari terlebih dahulu prinsip-prinsip dasar ilmu desain, kemudian merasa nyaman dan percaya diri dengan pencapaian yang sudah didapat, dan barulah mulai melamar kerja untuk menaikan nama brand kita.

Belajar Menerima Kritik

Jika kita menerima feedback atau umpan balik, jangan kaget jika umpan balik yang diberikan tidak semuanya positif. Pendapat sendiri sebenarnya bisa menjadi bahan diskusi, mengetahui bagian mana yang bisa kita revisi, bahkan saling berbagi serta bertukar ide orang yang memberi kita umpan balik.

Kuncinya adalah jangan terlalu yakin atau cinta dengan ide-ide yang kita aplikasikan di dalam design karena hal itu akan membuat diri kita menjadi tidak obyektif dengan apa yang ada disana, dan hasilnya akan membuat kita sedikit tidak senang jika ada yang memberikan kritik terhadap ide tersebut. Cobalah untuk tetap open-minded dan dengarkan umpan balik yang diberikan oleh orang lain (itulah sebabnya kita meminta umpan balik dari sana bukan?)

Dan sangat direkomendasikan untuk meminta pendapat dari orang yang lebih berpengalaman dari kita, hal ini akan membuat kita mengetahui bagian mana saja yang perlu direvisi dan melatih kita bagaimana meningkatkan hasil design kita


Puas Dengan Ketidaksempurnaan

Normalnya design yang kita buat akan terlihat semakin bagus jika kita terus meluangkan banyak waktu ke dalam design itu. Padahal sebenarnya hasil design kita tidak akan mencapai ke titik “sempurna” itu.

Belajarlah untuk tidak terlalu ngotot untuk menjadikan hasil design kita sempurna, karena hal itu akan membuat diri kita tidak memiliki batas waktu untuk menyelesaikan design yang kita buat dan hanya akan membuat proses design kita stuck, padahal timeline dari klien terus mendekati duedate.

Cobalah untuk meminta bantuan review dari orang lain, ketika mereka sudah memahami dengan design yang kita buat itu tandanya design kita sudah berhasil. Dan jika belum, coba dengarkan opini dari mereka, dan validasi hal-hal apa saja yang bisa diperbaiki sambil menyesuaikan timeline yang tersisa.

Hindari Orang-orang “Negatif”

Ketika kita mengalami hal tidak mengenakan seperti ada orang yang selalu mengkritik hasil design kita hanya semata-mata untuk menunjukan jika dia lebih baik dari kita, hindari saja orang seperti itu dan jangan pernah meminta pendapat dari mereka karena besar kemungkinan apa yang akan dia lontarkan kepada kita sudah tidak obyektif dengan hasil design yang kita buat.

Mintalah pendapat dari orang-orang yang telah kita percaya, jangan buang-buang waktu meminta pendapat ke orang-orang yang salah.

Jangan Takut Gagal

Tetap ingat bahwa kita memang sedang belajar dan melakukan kesalahan seperti design yang membingungkan, kerjaan melebihi duedate, atau pemilihan warna yang tidak cocok merupakan hal yang wajar di fase seperti ini.

Itu semua wajar terjadi dan seiring bergulirnya waktu kita akan belajar dari kesalahan-kesalahan yang telah kita buat dan tentu kita akan memiliki pengalaman bagaimana mengatasi kesalahan tersebut. Teruslah berproses.

Itulah beberapa tips yang bisa saya bagikan kepada teman-teman khususnya bagi teman-teman yang sedang belajar menjadi seorang designer. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian dan sebarkan artikel ini untuk membantu pada Junior Designer.


Need a successful project?

Order Now
or Contact Us