Memaksimalkan Potensi di dalam Xcode untuk Meningkatkan Produktivitas

By : Wahyu Ady Prasetyo | 14 March 2019 | Comnents : 0


IDE (Integrated Development Environment) adalah program komputer yang memiliki beberapa fasilitas dan komponen yang diperlukan dalam pembangunan perangkat lunak. IDE menyediakan satu program dimana semua pengembangan dapat dilakukan. Tujuan dari IDE adalah untuk menyediakan semua utilitas yang diperlukan dalam membangun perangkat lunak dan mengurangi konfigurasi untuk meningkatkan produktivitas pengembangan.

Adapun dalam mobile apps development, IDE yang digunakan juga beranekaragam. Dalam pengembangan aplikasi Android Kita sudah lebih mengenal Android Studio. Dalam pengembangan aplikasi iOS Kita juga mengenal Xcode. Namun IDE dalam mobile apps development tidak hanya 2 itu saja, dari Android development ada IntelliJ IDEA, NetBeans IDE, Eclipse Che, Komodo IDE, dan masih banyak yang lain. Kemudian dari iOS development ada Appcode, Atom, SublimeText 3, CodeRunner 2, dll. Hanya saja mengapa Android Studio dan Xcode lebih terkenal? Karena kedua IDE tersebut langsung di support oleh masing – masing vendor yaitu Google untuk Android dan Apple untuk iOS.

Dalam menggunakan IDE banyak hal yang bisa dilakukan untuk jauh meningkatkan produktivitas Kita dalam pengembangan aplikasi. Didalam Xcode ada beberapa tools dan mendukung plugin, dan extensions yang bisa menutup kekurangan di dalam IDE. Berikut beberapa tools, plugin, dan extension yang dapat meningkatkan produktivitas dalam Xcode:

1. Injection III

Injection Example

Injection III merupakan standalone aplikasi yang memungkinkan aplikasi yang sedang kita debug untuk melakukan “Hot Reload”. Hot reload merupakan suatu fitur yang membuat proses development lebih cepat karena Kita dapat secara langsung melihat perubahan dalam kode yang dibuat terimplementasi di dalam simulator jadi Kita tidak perlu menjalankan ulang kode Kita dari awal. Hot reload sudah diperkenalkan di cross-platform development seperti di ReactNative dan Flutter. Dengan Injection III membuat Xcode Kita juga memiliki fitur Hot reload ini.

2. Xalign

Equal

Untuk orang lebih suka kerapian dalam kode maka Xalign merupakan extension yang wajib dipasang. Karena Xalign memiliki kemampuan untuk merapikan kode Kita secara otomatis. Dengan kode yang otomatis menjadi rapi, konsentrasi Kita dalam pembuatan aplikasi jauh lebih tahan lama.

3. Dash

Dash merupakan API Dokumentasi Browser dan merupakan Code snippet manager. Lebih dari 200 API dalam Dash terdokumentasi secara offline. Oleh karena itu Dash merupakan tools yang cocok bagi Kamu yang sering bekerja dalam keadaan offline.

4. Code Snippet

Code snippet merupakan salah satu fitur yang sudah ada didalam Xcode. Fitur ini memungkinkan Kita untuk membuat template kode versi Kita sendiri yang sering digunakan untuk proses development. Dengan membuat code snippet kita tidak perlu repot untuk membuat kode yang setiap saat kita buat dari awal. Dengan mengurangi pembuatan kode dari awal akan meningkatkan produktivitas Kita. Code snippet merupakan salah satu fitur yang jarang diketahui dan digunakan dalam proses pengembangan aplikasi iOS. Masih banyak fitur bawaan yang bisa Kita eksplorasi di dalam Xcode untuk meningkatkan produktivitas dalam pengembangan aplikasi iOS.

Sebenarnya masih banyak extension yang bisa digunakan dalam Xcode hanya saja sejak Xcode 8 jumlah extension yang bisa digunakan lebih berkurang karena sistem di Xcode 8 ke atas berbeda dengan versi Xcode di bawah 8, ada beberapa cara yang bisa Kita lakukan untuk mengatasi masalah tersebut namun ada resiko dalam prosesnya. Dan juga sudah banyak extension yang sebelumnya dibuat untuk menutupi kekurangan dalam Xcode namun sekarang sudah langsung dimiliki oleh Xcode.

Need a successful project?

Order Now
or Contact Us