Hybrid Mobile App atau Native Mobile App? Pertanyaan-Pertanyaan Ini Akan Membantu Anda Untuk Memutuskannya

May 20, 2015
Hybrid Mobile App atau Native Mobile App? Pertanyaan-Pertanyaan Ini Akan Membantu Anda Untuk Memutuskannya

Lima pertanyaan ini adalah pertanyaan yang harus Anda terima sebelum memutuskan apakah aplikasi mobile hybrid atau aplikasi mobile native yang benar-benar cocok untuk bisnis Anda. Cermati jawaban-jawabanya, kemudian segera putuskan untuk memilih salah satunya.


Apakah Anda menginginkan native features di Aplikasi Mobile?

Jika aplikasi Anda berat pada kemampuan ponsel pada umumnya, dan jika aplikasi Anda adalah sebuah Unique Selling Propotition yang kemudian menjadi keunggulan tersendiri bagi bisnis Anda membangun Aplikasi mobile native adalah yang terbaik.


Seberapa lama Anda ingin Aplikasi Anda jadi dan dilepas di toko aplikasi?

Waktu pembuatan sebuah aplikasi mobile tergantung pada berbagai faktor, seperti tergantung banyaknya fitur, biaya, sumber daya manusianya dan jenis aplikasinya, apakah aplikasi hybrid atau native. Jika anda menginginkan untuk meluncurkan aplikasi mobile dengan waktu singkat namun dengan biaya yang minim, alternatifnya adalah mulailah dengan membangun aplikasi mobile hybrid yang sekali produksi dapat beroprasi pada berbagai platform.


Apakah Anda memiliki anggaran tersendiri untuk developer pada iOS dan Android mengingat kedua platform ini yang sedang mendominasi pangsa pasar?

Jika Anda memiliki anggaran tersendiri untuk kedua palatform ini dan berencana membuatkan aplikasi untuk masing-masingnya, maka sebaiknya Anda memilih aplikasi mobile native.


Seberapa sering Anda perlu meng-update aplikasi mobile Anda?

Saat Anda melakukan pembaruan, hal itu membuat Anda perlu juga melakukan update terhadap aplikasi, itu berarti user juga harus melakukan update melalui toko aplikasi. Jika hal pembaruan-pembaruan seperti ini harus sering Anda lakukan dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan user maka Anda perlu mempertimbangkan aplikasi mobile hybrid. Keuntungan terbesar dari aplikasi jenis ini adalah kecuali Anda melakukan perubahan intergal dari fungsi aplikasi, semua konten akan dapat diperbarui langsung dari website Anda.


Apakah Anda menginginkan user experience yang terbaik?

Jika Anda ingin menciptakn sebiah aplikasi dengan user experience terbaik, maka lebih baik Anda menggunakan Aplikasi mobile native. Sebuah aplikasi mobile hybrid tidak akan mampu menandingi user experience aplikasi native yang kreativ dan unik. Namun tidak berarti pula jika user experience aplikasi mobile hybrid buruk. Berikut adalah perbedaan mendasar antara aplikasi mobile hybrid dan aplikasi mobile native secara sederhana.

Native vs Hybrid Apps: A Quick Glancel

Native Hybrid
Development Language Native Only Native and Web / Web Only
Device Access Complete Complete
Device Specific Features High Moderate
Speed Very Fast Medium
App Store Available Available
Approval Process Mandatory Low Overhead
Code Portability None High
Advanced Graphics High Moderate
UI / UX High Moderate
Access to Native APIs High Moderate
Development Cost Expensive Reasonable

*sourcetable

Ada beberapa faktor yang harus Anda pertimbangkan ketika memulai untuk membuat aplikasi mobile yang terbaik untuk bisnis Anda. Haruskah Anda memilih native, dengan segala ke-eksklusifanya dan menawarkan user experience terbaik bagi user. Atau memilih hybrid yang memastikan aplikasi Anda akan siap beroprasi lintas platform dengan waktu singkat dan anggaran terjangkau

Leave a Reply