Bagaimana Project Management dalam Mobile Apps Development

By : Alfian Nur Rahmad | 28 August 2018 | Comnents : 0


Untuk lebih memahami dari judul artikel ini, kita harus mengerti terlebih dahulu apa itu Project Management dan Mobile Apps Development.

Apa itu Project Management?

Manajemen proyek adalah sebuah disiplin keilmuan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai tujuan-tujuan proyek.(https://id.wikipedia.org/wiki/Manajemen_proyek)

Pengertian Project Management dalam buku Information Technology Project Management 4th edition karangan katy, manajemen proyek ialah aplikasi dari ilmu pengetahuan, keterampilan, alat-alat dan teknik untuk aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan proyek.

Apa tujuan dari Project Management?

Tujuan dari proses manajemen adalah untuk mengusahakan agar semua rangkaian kegiatan tersebut :

  1. Tepat waktu, dalam hal ini tidak terjadi keterlambatan penyelesaian suatu proyek
  2. Biaya yang sesuai, maksudnya agar tidak ada biaya tambahan dari perencanaan biaya yang telah dianggarkan
  3. Kualitas yang sesuai dengan persyaratan
  4. Proses kegiatan dapat berjalan dengan lancar

Manajemen proyek meliputi proses perencanaan (planning) kegiatan, pengaturan (organizing), pelaksanaan dan pengendalian (controlling).

Proses perencanaan, pengaturan, pelaksanaan dan pengendalian tersebut dikenal proses manajemen.

  1. Perencanaan (planning) adalah peramalan masa yang akan datang dan perumusan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan berdasarkan peramalan tersebut.
  2. Pengaturan (organizing) bertujuan melakukan pengaturan dan pengelompokan kegiatan proyek konstruksi agar kinerja yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.
  3. Pengendalian (controlling) adalah proses penetapan apa yang telah dicapai, evaluasi kerja, dan langkah perbaikan bila diperlukan.

Apa itu Mobile Apps Development?

Mobile Apps Development adalah Pengembangan Aplikasi Mobile untuk kebutuhan perusahaan. Jenis aplikasi mobile saat ini yang pupuler atau banyak digunakan adalah Android dan iOS (http://crocodic.com/inilah-jenis-jenis-aplikasi-mobile-popular-saat-ini/). Pengembangan aplikasi mobile biasanya dilakukan oleh perusahaan Software Developer atau ada juga yang menyebutnya Software House. Perusahaan ini menyediakan jasa pembuatan aplikasi mobile seperti jasa pembuatan aplikasi Android atau jasa pembuatan aplikasi iOS. Saat ini mobile apps development di Indonesia sudah cukup banyak baik yang berupa perusahaan resmi (legal) maupun individu-individu yang menawarkan jasa pengembangan aplikasi mobile melalui website.

Apa tujuan Mobile Apps Development?

Tujuan pengembangan aplikasi mobile berbeda-beda sesuai dengan proses bisnis dari setiap perusahaan antara lain digitalisasi proses bisnis, meningkatkan user engagement, pengawasan karyawan, peningkatan produktifitas, dan lainnya.

Setelah mengetahui penjelasan kedua point diatas, lalu bagaimana Project Management diterapkan dalam mobile apps development.?

Istilah Project Management ini lebih sering kita dengan dalam industri konstruksi, pembangunan, dan produksi. Dalam mobile apps develompent juga diterapkan proses manajemen projek agar dalam pengembangan aplikasi mobile sesuai dengan rencana dan hasil yang diharapkan.

Proses manajemen proyek dalam pengembangan aplikasi mobile hampir sama dengan penjelasan diatas, yaitu :

  1. Perencanaan (Planing)
    Dalam proses planing, ada beberapa aktor yang berinteraksi yaitu Client, Sistem Analis / Business Analis, dan Designer. Analis akan menggali kebutuhan sistem seperti apa yang diinginkan oleh client, baik itu secara goals aplikasi maupun fitur-fitur yang ada didalamnya. Selain itu analis juga akan menghitung berapa biaya yang akan dikeluarkan dan berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam proses pengembangannya. Designer akan mengubah sebuah konsep atau fitur yang telah dibuat oleh analis menjadi UI (User Interface) dan juga UX (User Experiance) bagaimana aplikasi dilihat berjalan nantinya.
  2. Pengaturan (Organizing)
    Proses pengaturan biasa akan dilakukan oleh Projek Manager, dimana menghubungkan antara designer dan juga programmer untuk dapat mengembangkan aplikasi sesuai dengan waktu dan juga hasil yang diharapkan. Selain itu juga Project Manager akan melakukan komunikasi denga client terkait dengan progress pengembangan maupun kendala yang dihadapi agar dapat didiskusikan dan diselesaikan bersama.
  3. Pengendalian (Controlling)
    Dalam pengembangan mobile aplikasi, controlling lebih kepada pengecekan / pengujian aplikasi yang dikembangka agar sesuai dengan konsep maupun standar yang telah ditentukan sebelumnya. Proses ini akan lebih banyak dilakukan oleh Quality Control (QC) atau Quality Assurance (QA). Pengujian dilakukan baik secara white box, stress test, pain test, maupun user acceptance test (UAT). 

Demikian garis besar dan penjelasan singkat proses manajemen proyek yang ada dalam mobile apps development. Masih banyak penjelasan yang lebih detail mengenai proses-proses yang terjadi dialamnya.

Need a successful project?

Order Now
or Contact Us