Enaknya Jadi Project Manager, Tinggal Perintah!

By : Riki Arofiq | 20 August 2018 | Comnents : 0


Hampir setiap Perusahaan yang bergerak di bidang IT / software making selalu ada project manager dalam struktur organisasinya, termasuk dalam bidang Mobile Apps Development, apalagi di Indonesia sebagian besar perusahaan IT masih menggunakan istilah Project Manager walaupun ada beberapa perusahaan yang telah menggunakan pendekatan agile / scrum, namun dalam tulisan ini akan fokus menyoroti mengenai Project Manager.

Project manager bagi sebagian orang mungkin hanya berkerja untuk meeting dengan client breakdown requirement kemudian membuat timeline. ya 3 hal tersebut memang pekerjaan seorang PM / Project Manager, tapi masih ada banyak lagi pekerjaan project manager yang kasap mata yang terkadang membuat stress.

Project manager seperti otak, ada otak kanan dan kiri yang harus selalu seimbang, karena seperti pekerjaannnya yang harus menyeimbangkan apa kebutuhan client dan programer, ini tetang bagaimana menerjemahkan kebutuhan client ke bahasa yang di pahami programer, dan sebaliknya bagaimana menterjemahkan bagaimana sebuah aplikasi bekerja dengan bahasa yang di pahami oleh kebayakan orang.

Berikut beberapa fakta tentang project manager :

  1. Project Manager tidak melakukan pekerjaan programing, tapi harus mengerti bagaimana programing itu.
    Project manager biasanya adalah seorang mantan programer, jadi project manager tahu bagaimana sulitnya programing dan merasakan seberapa tekanan yang di diterima oleh programer, tanpa itu project manager tidak mempuyai power untuk memanager sebuah project IT. 

  2. Project Manager menjadi musuh bagi programer.
    Project manager selalu memaksa programer untuk selalu belajar, berfikir dan bekerja dengan cepat sesuai apa yang di butuhkan client. karena project manager ingin menyampaikan project sukses di kerjakan dan sesuai dengan kebutuhan client, karena itu project manager selalu mendorong programer untuk selalu berbuat lebih dan lebih lagi.

  3. Project manager melihat dan berfikir apa yang tidak programer lihat dan pikirkan.
    Project manager melihat dari 2 sisi yaitu bagaimana client melihat project tersebut dan bagaimana teknis project tersebut di buat dan programer hanya melihat dari sisi teknis, karena itu project manager harus siap jika berdebat dengan programer.

  4. Project Manager harus dapat menjelaskan sesuatu yang asing mengenai hal teknik dengan bahasa yang sederhana.
    Project manager adalah jembatan bagi client dan programer, jadi project manager harus menjelaskan hal-hal teknis ke client dengan menggunkan bahasa yang sederhana dan dapat di pahami oleh client, dan begitu pula project manager harus menjelaskan bagaiamana keinginan client agar programer dapat membuatnya dengan baik dan cepat.

  5. Project Manager harus dapat mengetahui apa yang client inginkan dan apa yang programer bisa buat dan lakukan.
    Sudah menjadi tugas project manager untuk mendefinisikan apa yang client inginkan, dan bagaimana ketrampilan seorang programer. dan setelah itu dapat merencanakan hal yang tepat untuk project tersebut agar project dapat di kerjakan dengan benar dan sesuai dengan timeline yang di buat.

  6. Project Manager harus dapat merencanakan bagaimana project berjalan dan di kerjakan.
    Project manager harus medefinisikan apa kebutuhan client, memanage team, membuat timeline yang tepat dan mengetahui resiko-resiko apa saja yang akan muncul, jadi membuat rencana akan lebih mudah menghandle project tersebut jika terjadi masalah dan solusinya sudah rencanakan dari awal.

  7. Project manager harus tahu bahwa cost yang di keluar sesuai dengan project yang di kerjakan.
    Mengerjakan project selau ada cost yang dikeluarkan, menggaji programer, menggaji desainer, akomodasi dan transportasi meeting dengan client, sebisa mungkin cost yang di keluarkan tidak lebih besar dari yang client bayarkan untuk project tersebut.

  8. Project manager harus selalu ada setiap saat.
    Pertama yang client kontak ketika aplikasi terdapat masalah ada project manager, walau itu di hari libur, atau walau programer sedang izin project manager harus dapat menghandle masalah tersebut, project manager harus mempunyai rencana A atau B Atau C jika hal tersebut terjadi.

  9. Project manager harus dapat menjelaskan kabar buruk dengan cara yang tepat.
    Tidak dapat di pungkiri tidak setiap project akan berjalan dengan normal, seperti tidak dapat di selesaikan tepat waktu, project manager harus dapat mejelaskan hal tersebut dengan baik agar di pahami oleh client.

Jika ditelusuri lebih dalam, masih banyak hal-hal lebih detail lagi mengenai peran seorang Project Manager.

Need a successful project?

Order Now
or Contact Us